NoerdjayahILham
Selasa, 01 Oktober 2013
Kamis, 19 September 2013
Dalam sebuah perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan.
Ada kalanya kita mesti berjuang, serta belajar menyikapi segala rahasia dalam kehidupan.
Perjalanan menuju kesempurnaan adalah proses yang menentukan setiap tapak langkah kita.
Setiap hembusan nafas, detak jantung, dari siang menuju malam. Semua menuju titik yang sama, kesempurnaan.
Setiap insan mempunyai hak yang sama atas waktu.
Tidak ada seorangpun melebihi dari yang lain.
Namun tak jarang setiap kita berbeda dalam mensikapinya.
Ada yang berjuang untuk melewatinya dengan membunuh waktu.
Tidak pula sedikit yang merasakan sempitnya kesempatan yang ia punya.
Apa rahasia terbesar dalam hidup ini? Melewati hari ini dengan penuh makna. Makna tentang cinta, ilmu, dan iman.
Dengan cinta hidup menjadi indah. Dengan ilmu hidup menjadi mudah. Dan dengan iman hidup menjadi terarah.
Jumat, 26 Juli 2013
--- ??? ---
Mana yang lebih baik,
Berjilbab tetapi Berakhlak Buruk atau Tidak Berjilbab tetapi Berakhlak Baik?
Jawabannya
Jika hatinya bersih, pastilah dia akan berjilbab dengan benar.
Karena jika hatinya bersih, maka hidupnya akan dipenuhi dengan usaha untuk taat kepada-Nya. Termasuk dengan berjilbab.
Seorang berjilbab, belum tentu hatinya bersih. Kita tidak menutup mata, banyak wanita yang berjilbab namun masih banyak melakukan kemaksiatan.
Namun bagi seorang yang berjilbab dengan niatan yang benar, InsyaAlloh akan membuat hatinya menjadi bersih. Karena dia berjilbab dalam menaati perintah-Nya. Ada sebuah proses untuk meraih kebersihan hati.
Sangat sulit untuk bisa dipahami bahwa banyak orang tidak mau taat dengan alasan yang terpenting adalah kebersihan hati. Tetapi bagaimana mungkin bisa bersih, jika yang dilakukan adalah pembangkangan.
Dalam sebuah amal, ketaatan kepada Allah tidak hanya bercukup dengan hati saja. Tetapi kebersihan hati harus diikuti dengan amal perbuatan yang nyata.
“Mari mencari Ridho Allah, Bukan perkataan manusia”
.... KISAH KEAJAIBAN SEORANG IBU YANG MENJAGA WUDHU KETIKA MENGANDUNG DAN MENYUSUI ANAKNYA ....
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Seseorang berkata : .. Aku berkenalan dengan seorang pemuda yang sangat baik, berwajah simpatik, berotak cemerlang, memiliki semangat dan tekad yg sangat kuat Kedua matanya yg menerawang mengisyaratkan kesehatan ruhani serta ketinggian pemikirannya.
Tubuhnya yg tinggi, kerendahan hatinya, kesopanan keimanan dan akhlaqnya mencerminkan seorang kekasih Allah. Dua tahun lalu ia menyelesaikan SMU nya dan kini mulai kuliah.
Semasa di SMU dulu, dia termasuk siswa yang pandai dan selalu mendapat perhatian para guru. Di Universitas pun, sejak minggu pert’ama, sudah tampak kebersihan ruhani, budi pekerti, kejujuran, persahabatan serta usahanya untuk selalu konsisten pada semua janjinya.
Pendek kata, dia seorang teman mengasyikkan yg kuperoleh. Aku sangat ingin berkenalan dengan keluarganya, khususnya Ibunya.
Pada suatu kesempatan aku berjumpa dengan Ibunya, dan Aku meminta kepada Sang Ibu untuk bercerita sedikit seputar anaknya serta metodologi pendidikan yg diterapkannya untuk sang buah hati. Ibunya berkata, “Ketika masih mengandung saya tidak pernah makan tanpa berwudhu terlebih dahulu.
Dan pada saat lahir, saya menyusuinya selama dua tahun penuh dan selama itu pula saya tidak pernah memberinya ASI dalam keadaan tanpa berwudhu. Ketika menyusui saya membaca ayat-ayat suci al-qur’an dengan suara pelan, saya selalu persembahkan jiwa saya untuknya.
Ayahnya, suami sang ibu menambahkan cerita tsb, ”Saya masih ingat Pernah ketika suatu malam yg di musim yang sangat dingin sekitar jam 1 malam, ketika Muhammad anak kami masih berumur satu tahun dia bangun sambil menangis. Istri saya bangun dan merasa kalau anaknya kelaparan.
Malam itu udara menusuk dan bersalju. Sebelum Istri saya menyusui dia bergegas keluar rumah untuk berwudhu dengan air yg sangat dingin, setelah berwudhu barulah istri saya memeluk Muhammad dan menyusuinya.
Ayahnya menambahkan , “Kalau sekarang Anda melihat sifat – sifat muia dalam diri anak saya, itu tiada lain karena keikh;asan, kerja keras dan pengorbanan sang ibu.
Saya bertanya kepada sang Ibu , “Bagaimana Anda bisa berbuat demikian kepada anak Anda?”
Sang Ibu menjawab,”Semuayang kita miliki bersumber dari ajaran pendidikan Islam yang mulia serta perjalan Sayyidah Fathimah Az-Zahra (Salam Atasnya) putri Rasulullah, bukankan Sayyidah Fatimah sosok wanita agung itu, seringkali berkomunikasi dengan anak-anaknya pada masa mengandung dan sama sekali tidak makan serta menyusui anak-anaknya tanpa berwudhu?
--- DAHSYATNYA SURAT AL-IKHLASH ---
sempatkanlah sebentar untuk membaca tulisan ini Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda:
”Demi Allah yang jiwaku di Genggamann-Nya,sesungguhnya QUL HUWALLAHU AHAD
itu tertulis di sayap malaikat Jibraila.s,
ALLAHHUS SOMAD itu tertulis disayap malaikat Mikail a.s, LAMYALID WALAM YUULAD tertulis pada, sayap malaikat Izrail a.s, WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.”.
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
Ketika saya (Rasulullah SAW) isra’ ke langit,
saya melihat Arasy di atas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap pilar itu terdapat padang pasir yang jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat.
Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas.
Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka:
”Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaankami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan.”.
Riwayat Anas bin Malik juga merekam kisah berkaitan surat Al-Ikhlas. Suatu ketika 70.000 malaikat diutus datang kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal.
Kedatangan para malaikat itu hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu diutus hanya karena almarhum sering membaca surat ini. Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabiuntuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
Rasulullah S.A.W bersabda:
Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya danpara malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. (HR Qurthuby).
SubhanAllah....
Semoga kita bisa mengamalkannya setiap waktu saudaraku...
... ALASAN ISLAM MELARANG PRIA MEMAKAI EMAS ...
Assalamualaikum
tentu kalian pernah mendengar
kalo umat islam melarang kaum
pria memakai emas.mungkin
diantara kalian bertanya-tanya
kenapa islam melarang ya,padahal
kan bukan barang haram.kalo
haram tentu wanita juga dilarang
memakai emas.ternyata bukan
karena takut kaum wanita
tersaingi tapi karena ada alasan
lain yang baru bisa dibuktikan
pada abad ke 20. Berikut hadis nya.
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam
telah melarang kaum laki-laki
memakai cincin emas
[1] Al-
Bukhari dan Muslim masing-
masing dari Al-Bara' bin Azib
Radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam
melihat seorang laki-laki memakai
cincin emas di tangannya, maka
beliau memintanya supaya
mencopot cincinnya, kemudian
melemparkannya ke tanah.hadits
ini diriwayatkan oleh imam al
bukhori dan imam muslim.
Ternyata diabad ke 20 Para ahli
fisika telah menyelidiki hal ini dan
kemudian menyimpulkan bahwa
atom pada emas mampu
menembus ke dalam kulit dan
masuk ke dalam darah manusia,
dan jika kita (pria) mengenakan
emas dalam jumlah tertentu dan
dalam jangka waktu yang lama,
maka dampak yang ditimbulkan
yaitu di dalam darah dan urine
akan mengandung atom emas
dalam kadar yang melebihi batas
(dikenal dengan sebutan migrasi
emas). Dan apabila ini terjadi
dalam jangka waktu yang lama,
maka akan mengakibatkan
penyakit Alzheimer.sebab jika
tidak di buang maka dalam jangka
waktu yang lama atom emas dalam
darah ini akan sampai ke otak dan
memicu penyakit alzheimer.
Alzheimer adalah suatu penyakit
dimana orang tersebut kehilangan
semua kemampuan mental dan
fisik serta menyebabkan kembali
seperti anak kecil. Alzheimer bukan
penuaan normal,tetapi merupakan
penuaan paksaan atau
terpaksa.salah seorang yang
terkena penyakit alzheimer adalah
Charles Bronson, Ralph Waldo
Emerson dan Sugar Ray Robinson.
Dan mengapa Islam membolehkan
wanita untuk mengenakan emas ?
"Wanita tidak menderita masalah
ini karena setiap bulan, partikel
berbahaya tersebut keluar dari
tubuh wanita melalui menstruasi."
Itulah sebabnya islam
mengharamkan pria memakai
emas dan membolehkan wanita
memakai perhiasan emas.
Itulah alasan agama islam
melarang pria memakai
emas,ternyata hal ini telah
diketahui rasulullah muhammad
sallallahu alaihi wasallam 1400
tahun yang lalu. Padahal beliau
tidak pernah belajar ilmu fisika dan
tidak paham tentang fisika. Allahuakbar.
--- Ketelitian Redaksi Al-Qur'an ---
A. Keseimbangan jumlah kata dengan antonimnya, Contoh:
Al-hayy (hidup) dan al-mawt (mati) masing-masing sebnyak 145 kali.
An-naf (manfaat) dan al-madharah (madarat), masing-masing sebnyak 50 kali.
Al-har (panas) dan al-bard (dingin), masing-masing sebanya 4 kali.
Ash-shalihat (kebajikan) dan al-sayyiat (keburukan) masing-masing sebnyak 167 kali.
Al-rabh (cemas/takut) dan raghbah (harap/ingin) masing-masing 8 kali.
B. Keseimbangan jumlah kata dengan sinonimnya. Antara lain, adalah:
Al-harts dan al-zira’ah (membajak/bertani), masing-masing sebnyak 14 kali.
Al-ushb dan al-dhurur (membanggakan diri/angkuh), masing masing sebnyak 27 kali.
Al-dhallun dan mawta (orang sesat/mati jiwanya) masing-masing sebanyak 17 kali.
Al-Qur’an dan al-Wahy dan al-Islam (al-Qur’an, wahyu dan Islam)masing-masing sebnyak 70kali.
Al-‘aql dan al-nur (akal dan cahaya), masing-masing sebnyak 49 kali.
Al-jahr dan al-‘alaniyah (nyata),masing-masing sebnyak 16 kali.
C. Keseimbangan jumlah antara suatu kata dengan kata lain yang menunjuk pada akibatnya. Antara lain, adalah:
Al-infaq (infak) dengan al-ridha (kerelaan), masing-masing sebnyak 73 kali.
Al-bukhl (kekikiran) dan al-khsarah (pnyesalan), masing-masing sebnyak 12 kali.
Al-Kafirun (orang-orang kafir) dengan al-nar/ al-ahraq (neraka/ pembakaran),masing-masing sebnyak 154 kali.
Al-zakah (zakat/penyucian) dengan barakah (kebajikan), masing-masing sebnyak 32 kali.
Al-fasyah (kekejian) dengan al-ghadhab (murka),masing-masing sebnyak 26 kali.
D. Keseimbangan antara jumlah kata dengan kata penyebabnya.
Contoh-contoh bentuk keseimbangan, antara lain:
Al-ishraf (pemborosan) dengan al-sur’ah (ketergesa-gesaan), masing-masing sebnyak 23 kali.
Al-mawizah (nasihat/petuah) dengan al-lisan (lidah), masing-masing 25 kali.
Al-asra (tawanan ) dengan al-harb (perang), masing-masing 6 kali.
Al-salam (kedamaian) dengan al-thayyibah (kebajikan), masing-masing 60 kali.
E. Keseimbangan-keseimbangan yang bersifat khusus.
Kata yawm (hari) dalam bentuk tunggal 365, sesuai dengan jumlah hari dalam setahun.
Kata ayyam (hari dalam bentuk jamak), yawmayni (bentuk mutsana), jumlahnya pemakaiannya 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam sebulan.
Kata syahr (bulan) hanya terdapat 12 kali, sama dengan jumlah bulan dalam setahun.
Kata-kata yang menunjuk pada utusan Tuhan, yakni rasul, nabiy, basyir, nadzir, semuanya berjumlah 518, jumlah ini seimang dengan jumlah penyebutan nama-nama nabi-rasul pembawa berita ajaran keagamaan, yakni sebnyak 518 kali.
Langganan:
Komentar (Atom)




